Pengalaman Dapat Kiriman Paket Uang dari Luar Negeri

By | July 27, 2021

Halo gais kali ini saya akan bercerita pengalaman menerima paket uang dari luar negeri. Tepatnya pengalaman ini dialami sendiri dari keponakan saya.

Untuk kamu yang saat ini sedang dikirim paket uang dari luar negeri, wajib baca dari awal cerita sampai selesai, bisa jadi mirip alur ceritanya.

Kenal teman dari Facebook

Kenal Teman Dari Facebook Tentara

Keponakan saya ini termasuk orang yang lugu dan belum terlalu lama memiliki Facebook. Anggap saja namanya Budi.

Awal cerita, Budi ini memiliki Facebook. Karena Budi ini bukan orang yang familiar dengan teknologi, memiliki Facebook adalah hal yang sangat istimewa.

Sampai pada suatu saat ada seorang wanita luar negeri yang mengirim pertemanan. Namanya Mahes.

Mahes ini mengaku sebagai orang Amerika Serikat yang bertugas sebagai tentara PBB yang sedang bertugas di Palestina.

Mahes juga mengaku kalau tidak punya siapapun di Amerika sedangkan dia memiliki banyak uang.

Uang dikirim ke Indonesia

Kirim Uang Ke Indonesia Melalui Paket

Karena si Mahes ini tidak memiliki keluarga, maka dia mau mengirimkan uang ke Budi melalui paket. Nantinya setelah tugas usai Mahes akan menyusul ke Indoensia.

Kenapa uang harus dikirim paket, kok tidak ditransfer saja? Tanya budi.

Mahes sedang berada di daerah konflik, jadi tidak ada bank Buka, jadi bisanya memang harus dikirim melalui paket.

Kemudian uang dikirim berserta nomor resi dari salah satu jasa ekspedisi internasional.

Tertera nama, alamat dan nomor telepon si Budi ini. Tak lupa difotokan paket sejumlah uang yang dikirim.

Artikel Terbaru  Jasa Tambah Anggota Grup Facebook

Bayar pajak di Bandara

Bayar Pajak Di Bandara

Setelah paket dikirim, hari berikutnya paket sudah datang di bandara dan pihak bandara telepon ke Budi kalau ternyata harus membayar pajak jika mengirimkan uang melalui paket.

Jumlah pajak yang harus dibayarkan adalah 20 juta.

Karena si Bud ini tidak memiliki uang sebanyak itu, budi diminta transfer sejumlah uang yang dimiliki.

Kebetulan Budi ini memiliki tabungan 5 juta gais, jadi ditrasferlah uang 5 juta ke pihak bandara.

Keesokannya lagi, pihak bandara telfon dan minta uang lagi, kalu tidak maka uang akan ditahan pihak pajak di bandara.

Pihak bandara minta transfer 5 juta lagi, sisanya bisa dibayarkan setelah barang sampai.

Akhirnya budi ini pinjam uang ke temannya 5 juta untuk trasfer ke pihak bandara.

Setelah itu, orang bandara bilang kalau paket akan diterima setelah 3 hari.

Paket datang sampai rumah

Paket Uang Luar Negeri Sampai Rumah

Setelah 3 hari ditunggu, paket belum datang.

Akhirnya, bud ini tanya ke Mahes kenapa paket belum datang. Ternyata paket mash belum bisa dikirim jika pajak belum lunas.

Ahirnya keponakan saya ini datang ke saya gais untuk pinjam uang 10 juta, nanti dibalikin 100 juta katanya.

Nah saya kaget dong, soalya keponaa saya ini tidak pernah hutang ke saya karena meskipun pendapatannya kecil, dia rajin bekerja dan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Akhirnya, saya tanya sebenarnya apa yang terjadi. Dan mulailah keponakan saya bercerita.

Modus penipuan

Modus Peniupan Kirim Uang Melalui Paket

Saya bilang kalau itu modus penipuan, tapi si Budi bersikekeh kalau ini bukan penipuan. Si Budi juga sempat marah sama saya karena tidak meminjamkan uang.

Namun saya sebagai ahli, menjelaskan dan membuktikan kalau semua foto dan resi itu palsu. Dan pada saat bandara telpon, kebetulan saya yang angkat.

Artikel Terbaru  Cara Download Video di Facebook

Kemudian saya tanya prihal kiriman, ternyata langsung ditutup karena tidak bisa menjawab.

Dari situ, keponakan saya mulai sadar dan percaya sama saya.

Mengembalikan yang yang terlanjur di transfer

Nah, setelah terbukti kalau benar benar penipuan, si Budi ini ingin uangnya kembali.

Sayangnya uang yang sudah ditransfer tidak bisa dikembalikan, apalagi sudah 3 hari ditrasfer.

Meskipun begitu, kita bisa membekukan atau memblokir rekening penerima dengan syarat kita membuat BAP di kepolisian dengan disertakan bukti-bukti lengkap.

Namun, Budi ini tidak mau karena ribet, ya akhirnya si Budi ini harus kehilangan uang tabungan 5 juta dan harus membayar hutang sebesar 5 juta.

Kesimpulan

Oke gais, kesimpulan cerita di atas adalah keponakan saya memang benar benar tertipu.

Si penipu benar-benar sudah mengendalikan pola pikir melalui chat FB messenger sehingga tidak bisa berfikir secara jernih.

Jika kamu saat ini mengalami hal yang ceritanya kurang lebih demikian, silahkan bercerita pada orang yang tepat atau langsung membuat loran ke kepolisian untuk memblokir nomor rekening penipu.

Oke gais, semoga informasi yang saya sampaikan bermanfaat, terutama bagi kamu yang sedang menjadi krorban.

Tambahkan hatimu….

Hal yang dilakukan penipu

Berikut hal-hal yang dilakukan si penipu:

  • Penipu ini mencari target ke orang-orang yang buta terhadap teknologi, bisa saja mereka memiliki tim.
  • Selalu mengingatkan kalau jangan bilang ke orang lain agar menjadi surprise.
  • Menggunakan nomor luar negeri agar tidak bisa ditelpon dan tidak mudah dilacak. Cara membuat nomor luar negeri itu gampang saya pernah berbagi tutorial bagaimana cara membuat nomor WA luar negeri.
  • Tidak bisa video call karena sedang bertugas, telpon hanya melalui kantor dan telpon suara.
  • Menggunakan Aktor lawan jenis agar lebih menarik simpati korban.
Artikel Terbaru  Cara Membuat Postingan Marketplace Facebook Dilihat Banyak Orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *